Sabtu, 15 Januari 2011

Tanpa Kepastian (kau dan aku)

aku sadar bahwa kehidupan di dunia ini dipenuhi dengan 'ketidakpastian' akan sesuatu..

setelah peristiwa2 indah nan tak terduga itu terjadi, dan setelah sekian waktu kutunggu akan hadirnya peristiwa seperti itu lagi...

awalnya aku berpikir, "mungkin ini salah satu petunjuk bahwa sebenarnya ada hubungan istimewa antara kita berdua, namun kita belum tau pasti"
"aku sangat bahagia sekali waktu itu, peristiwa dalam mimpiku menjadi kenyataan"
aku berpikir mungkin inilah awal yang indah untuk kita.
sebenarnya bukan awal, tapi awal pelengkap hubungan kita.
kita sudah dekat sejak kita masih jadi anak 'mama-papa'(anak2 maksudku)
namun semakin dewasa kita, rasanya semakin banyak 'pagar pembatas' antara kita berdua. bukan dari keluarga kita tapi jarak dan waktu yg belum memberi kesempatan.

seiring dengan berjalannya waktu, aku terus memikirkan (atau lbh tepatnya mengkhayalkan) peristiwa apa selanjutnya..
1hari, 2hari, 3hari, seminggu kemudian aku terus-terusan seperti itu..
inilah yang aku maksud "MENUNGGU TANPA KEPASTIAN"

memang menyakitkan, tapi aku gak tau, kenapa aku masih sanggup aja merasakan (tepatnya melanjutkan) semua perasaan konyol ini..
dulu waktu kita masih seumuran anak2, banyak teman2 kita yg menyangka bahwa kita berdua ada 'sesuatu'..
sebaliknya, sekarang disaat kita tumbuh dewasa, tak ada satupun teman kita yang tau tentang hubungan gak jelas antara kita berdua..

jika ditanya seseorang "apakah kamu ada hubungan istimewa dengannya?"
sudah pasti kita berdua kompak menjawab "tidak"
sebaliknya, jauh di dalam lubuk hati kita masing2...
mengatakan "maaf a/b, aku gak bermaksud bilang seperti itu. aku hanya menutupi perasaanku saja. maafkan aku"

buktinya ::
kita benar2 mati rasa+mati kutu+ kiku+ bingung+ nervous, kalau kita saling berdekatan (bersebelahan, lbh tpatnya)
Ini semua benar2 diluar kendali kita, rasa itu tiba2 muncul lagi..

biarlah kehidupan kita mengalir apa adanya... aku tidak mengharapkan kesempurnaan, aku hanya ingin sebuah kepastian.. namun ku harap, semoga aku tetap tegar menerima setiap kepastian darimu..

"heyy, kamu (yg namanya slalu kusebut slama ku menulis ini)!! taukah kamu, akhir2 ini aku sering memikirkanmu. mengharap akan kedatanganmu. apa kamu pernah sedikit saja memikirkanku seperti aku memikirkanmu??"
"apakah kamu pernah mengingat setiap kejadian indah yg pernah kita lewati??"
"apakah kamu pernah mengira bahwa salah satu dari orang tuamu mengenal baik diriku??"
"apakah kamu pernah mengira bahwa hubungan kita seperti sudah diskenario??"
"apakah kamu pernah mengira bahwa aku sebenarnya masih suka kamu???"

mungkin ini salah satu bagian indah yg bisa kuberikan untukmu ..
salam indahku selalu untukmu..
ini untukmu, yang namanya selalu kuingat selama ku menulis ini..
bahkan sebelum&sesudah ini..


(perempuanyangpunyakenanganterindahdenganmu)
*\^.^/*